This is featured post 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

MSI Memperlihatkan Radeon HD 6850 Cyclone OC Power Edition

MSI Memperlihatkan Radeon HD 6850 Cyclone OC Power Edition

MSI memperlihatkan kita pada penampakan awal kartu grafis terbaru-nya, R6850 Cyclone OC Power Edition. AMD Radeon HD 6850 ini memanfaatkan GPU cooler populer yaitu MSI cyclone, yang telah digunakan pada beberapa generasi kartu grafis. Cooler ini terdiri dari heatsink GPU dengan spiral-proyeksi sirip aluminium, panas dai GPU disampaikan kepada dua aluminum fin array di kedua sisi GPU, dengan heat pipe 8mm tebal. Membawa label "power edition", kartu ini ditujukan untuk overclocking, di mana software kontrol tegangan disediakan.

PCB memerlukan konsumsi daya hanya dari satu 6-pin konektor power , ia menggunakan 6 +1 +1 fase VRM yang menggunakan komponen bermutu tinggi. konektivitas Tampilan mencakup dua DVI, dan masing-masing dari HDMI dan DisplayPort. Kartu mampu mencapai 1000/1200 MHz (core / memori) dengan tegangan inti 1.2V. Kartu ini sudah di tes menggunakan Furmark, di mana suhu berkisar 65 derajat Celcius. MSI akan segera memperkenalkan kartu ini ke pasar .


bandwidth killer warning!!
Spoiler :



MSI GTX 670 Power Edition with Twin Frozr IV Cooling System

Setelah versi refference, akhirnya msi mengeluarkan non reffrence card MSI GTX670 Power edition yang dipersenjatai dengan cooling system Twin Frozr IV dengan sistem pendinginan yang lebih baik dibandingakan versi sebelumnya dan telah menggunakan military class III component. GTX 670PE ini juga memiliki GPU Clock 1020Mhz yang notabene lebih tinggi 100Mhz dibandingkan dengan GTX670 versi refference yang tentu saja mengakibatkan performa yang lebih tinggi pastinya.

Spesifikasi



Untuk yang ingin mengetahui perbedaan feature Power Edition dengan tipe lain dari MSI silahkan dilihat tabel di bawah ini



Features:
Power Edition
- Triple Overvoltage: adjust the voltage of GPU, memory and PLL to unleash the potential of graphics card.
- Enhanced PWM Design: provide higher overclocking capability and better stability in peak load.
Twin Frozr IV with Dust Removal technology
- Offer 20? cooler and 11.7dB quieter than reference product.
- Keep out dust for optimal cooling performance by Dust Removal technology.
Military Class III Components
- Meet MIL-STD-810G standard to ensure the best stability and quality.
- Adopt Hi-c CAP, SFC and All Solid CAP.
MSI Afterburner overclocking utility
- Support advanced fan speed control.
- Support Real-Time Video Capturing function to record in-game scenes and share with friends.
- Support Quick OC Test function by Kombustor to test user’s graphics cards.

Lets take a look














Sistem Setup:
- MSI Z77A-GD65
- Ivy Bridge 3770K
- MSI GTX 670 Power Edition
- SSD Kingmax 120GB
- Kingston HyperX 1866Mhz
- PSU Thermaltake 1350W

Temperature Test

- Fan AUTO : Idle 27C Full Load 54C
- Fan Full Speed: Idle 26C Full Load 40C





Pengujian dilakukan dalam ruangan AC dengan menggunakan GPUZ render test untuk memberikan beban load penuh kepada GPU. Seperti yang kita lihat pada gambar di atas, sistem cooling twin frozr IV ternyata dapat memberikan pendinginan secara efektif. Hal ini dapat dilihat pada suhu full load yang hanya berkisar pada suhu 54C pada auto fan dan 40C saja pada fan full speed!

Default Benchmark Test

Alien VS Predator, Resolusi 1680x1050, Max Setting



Lost Planet 2 Resolusi 1680x1050 High Setting



3DMark Vantage



3dMark 11



Overclocking Test

Hasil pengujian overclock yang dilakukan terhadap vga ini terbilang memuaskan. So far VGA ini dapat di overclock ke 1100mhz GPU dengan boost clock 1308Mhz dan performa paling mengesankan adalah pada memorinya yang dapat berjalan pada kecepatan 1900Mhz dari standartnya yakni 1500mhz. Pada seri GTX670 biasa, memori hanya dapat dioverclock pada kecepatan 1600mhz saja. Pada performa Game juga mengalami peningkatan kinerja dengan overclocking.
Look at the result

Benchmark Result: 1308/1900Mhz







Boost clock dan sistem temperatur pada saat dioverclock dapat dilihat pada afterburner yang diberi tanda merah pada gambar di atas.

Conclusion:
- Effective Cooling system
- Good Overclocking ability
- Better power system and components

Thanks for reading

VGA NVIDIA MSI GTX 670 Power Edition OC 2GB


Kepler GK104 merupakan chip GPU NVIDIA pertama yang dirilis dengan teknologi fabrikasi 28nm. Walaupun sempat “kalah start” dibandingkan dengan kubu merah yang sudah merilis graphics card 28nm pada akhir tahun lalu, NVIDIA mampu membuktikan bahwa masa penantian yang diberikan tersebut terbayar dengan apa yang akan mereka berikan.

Terbukti pada perilisan dari graphics card dengan chip Kepler (GTX 680/GTX 670) ini mereka mampu menggebrak pasar yang sebelumnya sempat dikuasai oleh AMD (Radeon), dengan menawarkan GPU yang memiliki performa lebih unggul, konsumsi daya yang efisien, feature baru yang menarik, dan tentu saja harga yang lebih kompetitif.

Kini setelah beberapa bulan sejak awal perilisan dari Kepler GK104 (GTX 680/GTX 670), sudah banyak vendor/produsen graphics card yang berlomba menciptakan kreasi terbaiknya dengan menggunakan desain signature khas milik mereka untuk bisa mendapatkan performa dan juga efisiensi terbaik. Seperti graphics card yang akan kami review kali ini yaitu MSI GeForce GTX 670 Power Edition/OC dengan HSF Twin Frozr IV.

Mungkin Anda pernah melihat desain dari Twin Frozr IV ini sebelumnya pada produk flagship MSI seperti GTX 680 Lightning ataupun HD 7970 Lightning yang pernah kami review sebelumnya. Walaupun GTX 670 Power Edition ini tidak se-premium Lightning series milik MSI, graphics card ini memiliki berbagai kelebihan lain yang menjadikannya sebagai produk yang patut dipertimbangkan.

Kelebihan pertama dari graphics card MSI GTX 670 Power Edition ini adalah spesifikasinya yang factory overclocked (Pre-OC). Menggunakan base clock sebesar 1020 MHz atau 105 MHz lebih tinggi dibandingkan base clock standar dari GTX 670, dipastikan performa yang dihasilkan akan terdongkrak cukup tinggi. Selain base clock, setiap graphics card berbasis Kepler ini memiliki Boost Clock yang angkanya dinamis dan akan meningkat pada beberapa aplikasi yang membutuhkan, GTX 670 Power Edition ini mengklaim Boost Clock yang dimiliki ada 1098 MHz, namun biasanya angka yang ditunjukkan (Boost Clock) pada pengujian real game test akan terlihat lebih tinggi.

HIS HD5450 512MB DDR2 "The Cheapest DX11 Graphic Card"

HIS HD5450 512MB DDR2 Silence

Introduction:
The Most Cheapest DX11 Graphic Card (VGA DX11 Termurah).
Harganya yg ada dikisaran $50, membuat VGA ini pantas dibilang sebagai DX11 yg termurah. Dibalik Harga yg murah VGA ini sangat cocok sekali menemani HTPC maupun Komputer2 entertainment lainnya dan tentu saja VGA ini lebih bertenaga dari pada VGA2 Onboard dalam masalah Gaming.
Disamping itu VGA ini sudah menyertakan 2 bracket low profile supaya pengguna casing2 yg tipis bisa memakai VGA ini (terutama HTPC).

Specs:
ATI RadeonTM HD 5400 Series Key Features

* 292 million 40nm transistors
* TeraScale 2 Unified Processing Architecture
o 80 Stream Processing Units
o 8 Texture Units
o 16 Z/Stencil ROP UnitsPolygon throughput: 650M polygons/sec
* Data fetch rate (32-bit): 20.8 billion fetches/sec
* Texel fill rate (bilinear filtered): 5.2 Gigatexels/sec
* Pixel fill rate: 2.6 Gigapixels/sec
* Processing power (single precision): 104 GigaFLOPS
* Compliant with DirectX® 11 and earlier revisions
* ATI Stream technology
* Designed for DirectCompute 11 and OpenCL
* Accelerated Video Transcoding (AVT)
* Compliant with DirectX® 11 and earlier revisions
* Supports OpenGL 3.2
* ATI AvivoTM HD video and display technology
* ATI PowerPlayTM technology
* ATI CrossFireX™ multi-GPU technology
o Dual GPU scaling
* PCI Express® 2.1 support



The Card







Test Bed PC

Processor E5300 w/ HSF Deepcool Alpha 200 (Alamraya/ Asiaraya)
Mobo Zotac 610i Value (Alamraya/ Asiaraya)
VenomRX DDR2 2GBx2 (Alamraya/ Asiaraya)
Power Supply VenomRX 700W Boomslang (Alamraya/ Asiaraya)
Casing VenomRX Seven (Alamraya/ Asiaraya)

Assassin's Creed III PC specs revealed


Melalui acara Comic-Con akhirnya Ubisoft mengumumkan bahwa Assassin’s Creed 3 versi PC mendukung DirectX 11.
Informasi baru ini disampaikan oleh Alex Hutchinson yang menjabat sebagai creative lead di Ubisoft. Beliau menjelaskan bahwa ada tim khusus yang mengerjakan versi PC, lengkap dengan fitur DirectX 11. Sayangnya Hutchinson sama sekali tidak memberi informasi apapun mengenai fitur DirectX 11 apa yang akan digunakan oleh Assassin’s Creed 3.
DirectX 11 mengijinkan developer untuk menjalankan game dengan berbagai efek yang dapat meningkatkan kinerja dan kualitas gambar. Semoga saja efek yang diterapkan pada Assassin’s Creed 3 merupakan efek yang bagus dan sesuai dengan kinerja yang dibutuhkan.
Oke, sekarang tampaknya Assassin’s Creed 3 versi PC akan menjadi game yang bagus dan layak di beli. Tetapi tunggu dulu, jangan tergesa-gesa mengambil kesimpulan karena ternyata ada satu hal yang cukup mengganggu.
Hutchinson menjelaskan bahwa mereka akan kembali menggunakan Ubi DRM di Assassin’s Creed 3.  Memang beliau tidak menjelaskan lebih lanjut seperti apa batasan yang akan diberikan kepada para pembeli game original, tetapi bila melihat sejarah Ubi DRM sebelumnya maka para pembeli original perlu Online hanya untuk memainkan game singleplayer.
Supported OS: Windows Vista (SP2)/Windows 7 (SP1) / Windows 8
Processor: 2.66GHz Intel Core2 Duo E6700 or 3.00GHz AMD Athlon 64 x2 6000+ or better recommended
RAM: 2GB (4GB recommended)
Video card: 512MB DirectX 9.0c-compliant with Shader Model 4.0 or higher
Sound card: DirectX 9.0c-compliant (5.1 surround sound recommended)
DVD-ROM: Dual-layer drive
Hard drive space: 17GB
Peripherals supported: Windows-compatible keyboard, mouse, optional controller (Xbox 360 Controller for Windows recommended)
Multiplayer: 256Kbps or faster broadband connection
Supported video cards at time of release:
AMD Radeon HD 3870 / 4000 / 5000 / 6000 / 7000 series or better
Nvidia GeForce 8600 GT / 9 / 100 / 200 / 300 / 400 / 500 / 600 series or better